Tuesday, 4 April 2017

Kisah Sebenar Ibu Meninggal Tumpah Darah Ketika Bersalin Bayi Comel Ini

loading...
Kisah Sebenar  Ibu Meninggal Tumpah Darah Ketika Bersalin Bayi Comel Ini





Sejak semalam natizen media sosial di kejutkan dengan berita sedih dimana seorang isteri kepada lelaki dikenali sebagai Mohd Nashif yang tinggal di Taman Puteri Gunung, Simpang Ampat SPS meninggal dunia di Hospital Seberang Jaya semalam selepas melahirkan anaknya akibat tumpah darah yang terlalu banyak.

Kematian seorang isteri  akan membuat seorang suami dan anak begitu kehilangan. Peran isteri di tengah keluarga sangat luar biasa dan tak tergantikan.

Kita semua mengetahui peran seorang  isteri ditengah keluarga begitu banyak, kadang isteri tak sempat untuk memperhatikan kesehatan dirinya disebabkan terlalu mencintai suami dan memperhatikan keselamatan anak-anaknya.

Perdarahan ketika bersalin adalah penyebab  kematian seorang wanita ketika bersalin. Perdarahan tersebut bisa dialami oleh ibu baik ketika sedang hamil, pada saat persalinan dan dalam masa pemulihan selama 40 hari setelah melahirkan ( masa nifas )



            1.jpg


Tanda – tanda perdarahan yang perlu kita kenali

Mengeluarkan darah dari jalan lahir > 500 cc atau kira kira 2 cawan. Kaum wanita bisa juga memerhati bila keluar darah hingga menembus pakaian dan tak kunjung berhenti dengan warna darah merah segar.

Hati hati bila perdarahan disertai salah satu atau lebih keluhan seperti rasa mahu pengsan, pitam, penglihatan kabur, pening kepala, , telapak tangan dan kaki menjadi kebas, pucat dan sejuk .jika hal ini terjadi teruslah berjumpa doktor.

Antara Penyebab pendarahan.

Apa saja Penyebab perdarahan pada masa persalinan ?

1.Proses persalinan yang tidak aman atau ditolong mak bidan yang tidak profesional.

2.Proses pengguguran kandungan yang disengaja dan tidak aman

3.Usia ibu terlalu muda ( kurang dari 20 tahun ) Ibu yang hamil usia muda kondisi alat kandungan belum siap sehingga mudah terjadi perdarahan

4.Ibu terlalu tua ( lebih dari 35 tahun ).

5.Kesehatan wanita semasa menagndung   tidak terjaga, hal ini akan sangat beresiko terhadap kemungkinan perdarahan.

6.Melahirkan anak dengan jarak terlalu rapat, kurang dari 2 tahun.

7.Terlalu kerap melahirkan, contoh wanita yang melahirkan lebih dari 3 kali Kondisi kesehatan ibu akibat penyakit kronis dan anemia ( kurang darah ) dan gisi yang buruk .


8.Gangguan pembekuan darah Gangguan kelemahan kontraksi otot rahim setelah bayi dan ari – ari lahir.

No comments:

Loading...